Breaking Post
Home » Health » Baby » Ibu sebaiknya dapat memahami kata kata bayi dari perilakunya

Ibu sebaiknya dapat memahami kata kata bayi dari perilakunya

Kita sudah sering melihat bagaimana ketika bayi sedang mengeluarkan sebuah tangisan dimulai dengan kegugupan dan gerakan gerakan kecil, indikasi menunjukkan ketidak nyamanan yang dialami si bayi.

Akan tetapi, tanda yang muncul sebelum bayi menangis itu lebih membawa banyak arti yang sebisa mungkin kita sebagai orang tua harus mampu untuk memahaminya.

Jika kita melihatnya dengan lebih dekat, terkadang akan nampak mereka sedang membuat gerakan-gerakan kecil yang memberikan sebuah petunjuk mengenai mengapa mereka menangis.

bahasa-tangisan-bayi

  • Bayi anda menempelkan punggung tangannya ke mulut, kemudian dia mulai membuka mulut dan menelusuri punggung tangannya dengan mulut. Ini merupakan tanda bayi anda ingin disusui. Penelusuran yang ia lakukan adalah refleks untuk mencari susu ibu yang ditunjukkan dengan menggerak gerakkan kepala sambil membuka mulutnya lebar lebar. Hal ini merupakan persiapan ketika ingin disusui. Seorang bayi memiliki keinginan yang kuat untuk menyusu, dan akan menjadi lebih baik jika seorang ibu tidak terlalu khawatir apakah dia akan kelaparan karena hanya akan diberikan ASI saja. Biarkan bayi melakukan apa yang dia sukainya baik siang maupun malam.
  • Bayi anda menggosok matanya, gelisah dan selalu menguap. Pelupuk matanya kelihatan sangat berat untuk dibuka. Tentu saja dia sudah siap untuk tidur.
  • Bayi anda cuek ketika anda berusaha mengajak nya bermain bahkan dia berusaha memalingkan wajahnya. Pada saat yang seperti ini menandakan bahwa si kecil sedang tidak ingin bersenang-senang. Kalaupun anda terus memaksa maka biasanya dia malah akan menjadi merasa terganggu.
  • Lututnya di angkat angkat seolah sedang sakit, tangisnya melengking dan berirama dengan wajahnya yang memerah. Tangisan ini biasanya menunjukkan adanya gejala bayi sakit perut atau gangguan saluran pencernaan.

Dari membaca gerakan gerakan bayi anda merupakan sebuah cara pemahaman akan bahasa tubuh yang sedang diutarakan oleh si kecil agar orang tua menjadikan perhatian.

Akan tetapi masih banyak diantara beberapa orang tua yang kurang bisa mengerti tanda tanda gerak tubuh yang biasanya hanya muncul sebentar, kecuali jika kita memang selalu berdekatan setiap waktunya.

Dengan demikian akan menjadikan lebih baik jika orang tua selalu berada lebih dekat dengan sikecil agar ada keterikatan bahasa kontak tubuh yang baik.

Sebuah contoh yang jelas dari komunikasi ini dalah cara yang dilakukan ibu ketika sedang mengantisipasi bayinya yang ingin buang air.

Sebelum menidurkan bayinya, banyak ibu ibu yang memancing bayinya untuk buang air terlebih dahulu. Hal ini juga sangat beragam caranya menurut budaya sebagai contoh adalah, Di Kanada seorang ibu yang berasal dari suku Netsilik akan menggendong bayinya kemudian di ayun ayunkan agar segera buang air.

Lain pula di Negara Afrika, para ibu berkebiasaan membawa bayinya untuk buang air disemak semak.

Berdasarkan pengalaman dan survey dari para pakar menyatakan bahwa bayi yang sering di gendong akan lebih jarang menangis dari pada bayi yang hanya ditaruh di atas kereta dorong atau kursi mobil.

Ini disebabkan oleh adanya komunikasi yang secara menerus antara orang yang menggendong dengan sikecil sehingga akan terjalin hubungan serta saling memahami bahasa tubuh atau sinyal tubuh antara orang tua dengan bayinya.