Ajukan Pinjaman Tanpa BI Checking? Cek 6 Hal ini Dulu Yuk!

Pinjaman tanpa BI checking ini akan sangat membantu kamu yang membutuhkan uang ketika kamu tidak mungkin untuk pinjam ke bank lagi.

Saat ini banyak sekali penyedia lembaga pinjaman yang menyediakan produk pinjaman tanpa syarat. Selain prosesnya yang mudah, pencairan dananya pun terbilang cepat.

Kamu bisa memilih pinjaman uang tanpa jaminan dan BI checking, seperti pinjaman online.

Sobat, ketika kamu memilih untuk mengajukan pinjaman tanpa BI checking, kemungkinan besar kamu memang sedang mengalami masalah dengan histori kreditmu kan? Artinya kondisi keuanganmu patut diwaspadai.

Untuk itu, sebelum kamu mengajukan pinjaman kamu harus memperhatikan beberapa hal penting ini. Nah, TimiKimi punya ulasannya untuk kamu. Simak yuk!

Pinjaman Tanpa BI Checking yang Harus Kamu Perhatikan

Pinjaman tanpa bi checking

Banyak penyedia lembaga pinjaman saat ini, membuatmu harus lebih teliti lagi dalam memilih tempat pinjaman.

Hal yang harus kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman online, yaitu cek kembali apakah penyedia pinjaman online atau fintech tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau belum.

Nah, sebelum kamu mencari pinjaman perhatikan dulu beberapa saran berikut!

1. Alasan Pinjam Uang

Setiap orang pasti tidak pernah merasa puas dengan apa yang mereka punya. Apalagi bicara soal uang, selalu merasa kurang dengan uang yang dihasilkan.

Tidak heran banyak  orang yang mengambil alternatif untuk meminjam uang. Sobat, meskipun kamu sangat membutuhkan uang, kamu bisa pertimbangkan kembali apakah kamu benar-benar butuh uang tersebut atau tidak

Kalau alasanmu meminjam uang karena hanya keinginanmu saja, sebaiknya kamu urungkan niatmu untuk pinjam uang lagi. Lebih buruk lagi jika kamu meminjam uang untuk menutupi pinjaman sebelumnya, ini lebih baik kamu hindari ya!

Baca juga:  Cara Menabung dan Setoran Awal Deposito di Bank

2. Kesanggupan Buat Bayar Utang

Pertimbangkan kesanggupanmu untuk bayar utang tersebut. Jangan sampai kamu malah terikan dengan utang, sampai-sampai gaji bulanan kamu habis untuk membayar utang, kebutuhan bulananmu ikut terancam.

Sobat, pastikan cicilan per bulan yang harus kamu bayarkan tidak lebih dari 30 persen dari penghasilanmu sekarang. Akan lebih baik jika kurang dari itu, karena utang yang sebelumnya membuat skor kreditmu jelek.

Masa kamu sudah mau pinjam lagi. Sobat, kalau sebelumnya BI checking dicek oleh Bank Indonesia, sekarang proses pengecekan dilakukan oleh SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).

SLIK OJK sendiri akan dikembangkan untuk mengecek histori kredit seseorang di layanan non-bank juga.

3. Komitmen Untuk Bayar Utang Sebelumnya

Sobat, kamu harus benar-benar berkomitmen untuk bayar utang yang menyebabkan histori kreditmu jelek. Jika kamu ajukan pinjaman untuk menutupi utang sebelumnya, pastikan lagi uang tersebut tidak kamu pakai untuk hal lain.

Sedangkan, kalau kamu pinjam untuk kebutuhan darurat lain, kamu bisa pertimbangkan apakah benar-benar darurat atau tidak.

4. Cari Jalan Keluar Lain Selain Meminjam

Pinjaman tanpa BI checking memang bisa jadi pilihan lain untuk menutupi utang sebelumnya ataupun kebutuhan darurat lainnya.

Tetapi, kalau kamu punya opsi lain, kenapa harus pinjam lagi kan? Kadang kamu bisa jadi harus berutang kembali karena kamu tidak mau berkorban sesuatu, seperti kamu masih bisa menjual aset atau barang berharga yang kamu punya.

Selain menjual barang bekas, kamu bisa melakukan kerja sampingan untuk mendapat uang tambahan.

5. Pilih Layanan Pinjaman Tanpa BI Checking yang Berbungan Paling Ringan

Jika memang kamu terpaksa membutuhkan pinjaman lagi, satu-satunya jalan yang bisa kamu ambil yaitu pilih layanan pinjaman yang menawarkan bunga paling ringan.

Baca juga:  Usaha bengkel las memang sangat menguntungkan

Kamu bisa bandingkan beberapa pinjaman online dengan mencari informasinya. Pertimbangkan persentase bunga yang mereka terapkan.

Kemudian, pertimbangkan pula biaya layanan, tenor, dan sistem pembayarannya. Sistem pembayaran yang dimaksudkan adalah apakah layanan tersebut memungkinkan cicilan atau harus dibayarkan full di bulan depan.

6. Ambil Pinjaman di Layanan yang Sudah Terdaftar di OJK

Seperti yang sudah TimiKimi bahas sebelumnya di atas, poin ini menjadi salah satu yang terpenting yang harus kamu perhatikan! Sebaiknya kamu pilih lembaga peminjaman uang baik offline atau online yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Jangan pernah meminjam uang ke lembaga pinjaman uang yang tidak ada izin atau abal-abal. Karena data kamu bisa saja disalahgunakan bahkan diperjualbelikan.

Perbaiki Skor Kredit yang Buruk

Sekalipun pinjamanmu berhasil dan disetujui oleh lembaya pinjaman online langsung cair baik offline maupun online tanpa BI checking. Sebaiknya, tetap kamu usahakan untuk memperbaiki skor kreditmu, Sobat! Bagaiman cara memperbaikinya?

Pertama, sudah pasti kamu harus melunasi semua pinjaman yang sudah tertunggak. Jika kamu mengalami kesulitan finansial, cobalah bernegosiasi dengan bank dan jelaskan terus terang kondisi keuanganmu saat ini.

Kalau sudah tidak ada utang di bank, tetapi skor kreditmu belum membaik juga, kamu bisa menghubungi OJK untuk meminta perbaikan peringkat skor kredit.

Supaya kondisi keuanganmu tetap sehat, lebih baik kamu jangan menambah pinjaman baru kalau kamu masih punya tunggakan utang.

Apalagi sampai nekat mengambil pinjaman tanpa tahu bagaimana melunasinya. Kamu bisa membuat rencana pelunasan utang sebelum mengajukan pinjaman.