Breaking Post
Home » Health » Baby » Mengatasi masalah ketika bayi atau anak tersedak makanan

Mengatasi masalah ketika bayi atau anak tersedak makanan

Kejadian ketika bayi tersedak makanan memang dapat mengakibatkan resiko yang sangat fatal. Setiap orang tua hendaknya memahami apa yang harus dilakukan dengan tepat ketika mengetahui bayinya tersedak.

Tersedak terjadi ketika ada benda yang masuk dan menghambat saluran pernafasan. Bayi yang tersedak akan menunjukkan tanda, antara lain: sulit bernafas atau nafasnya bersuara, tidak bisa batuk, bibir dan kulit menghitam, serta kehilangan kesadaran atau pingsan. Apa yang harus dilakukan saat bayi tersedak?

  • Letakan bayi dalam posisi telungkup di lengan dengan kepala bayi lebih rendah dari atau dadanya.
  • Tahan kepala bayi dengan telapak tangan. Jangan menutupi mulut bayi atau menekan atau lehernya.
  • Gunakan tumit dari salah satu tangan untuk menepuk punggung bayi sebanyak 5 kali, tepat di antara tulang belikat bayi.
  • Jika benda yang membuat tersedak tidak juga keluar, tahan kepala bayi dan ubah posisinya menjadi telentang di atas paha. Jaga kepala bayi lebih rendah dari tubuhnya.
  • Berikan 5 kali tekanan dengan cepat pada tulang dada di bawah puting bayi menggunakan 2 – 3 jari.
  • Berikan 5 tepukan punggung dan 5 tekanan pada dada sampai obyek keluar.
  • Jika bayi pingsan, segera hubungi ambulans atau bawa segera ke RS terdekat. Beri bayi CPR jika Anda mampu melakukannya. Hal ini dilakukan untuk membantu pernapasan bayi sampai pertolongan datang.

Baca juga: Kesalahan yang bisa terjadi saat pemberian MP-ASI

Makanan yang sebaiknya dihindari dan tidak diberikan pada bayi

bayi-tersedak-makanan

img by: https://s.yimg.com/ea/img/-/100917/

Kenali makanan yang bisa mengakibatkan anak Anda tersedak, yaitu : biasanya makanan keras, halus, licin, kenyal, dan bulat penuh. Antara lain :

  • Makanan tertentu yang licin, halus, dan kenyal yang mungkin menyangkut di kerongkongan anak, seperti permen karet, selai kacang, dan permen jeli.
  • Makanan yang kecil dan keras : Permen, kacang bulat utuh, popcorn, lollipop, kismis, kurma, dan buah kering lainnya, biji-bijian dan kuaci dapat menyebabkan anak tersedak.
  • Buah bulat penuh : Potong anggur, tomat ceri, ceri, bola-bola buah ( seperti untuk cocktail ) dan buah beri lain menjadi 4 bagian. Buah bulat penuh bisa tersangkut di kerongkongan anak Anda.
  • Potongan daging : daging harus dimasak dan dihaluskan ( blender dan cincang ) atau dipotong dadu kecil untuk menghindari bahaya tersedak. Hindari pemberian sate untuk anak batita. Cheese cubes : potong kotak-kotak keju menjadi irisan atau potongan kecil.
  • Irisan buah atau sayuran ( segar atau mentah atau yang dimasak ) : Untuk bayi 6-9 bulan buah dan sayuran harus dimasak dan dihaluskan ( blender atau dengan saringan kawat ) untuk bayi 10-12 bulan berikan buah / sayuran yang dimasak dan dicincang halus. Untuk batita mulai bisa diberikan buah/sayuran tanpa dimasak terlebih dahulu, namun berikan potongan kecil/dadu ( seukuran kacang potong ).
  • Sosis / Hot dogs : Anak Anda bisa tersedak jika menggigit hot dog, oleh karenanya, selalu potong sosis dadu kecil.
  • Buah yang sulit untuk dikunyah dan telan : kripik kentang atau jagung, potongan daging dll.

Hal-hal yang bisa dilakukan guna mencegah atau menghindari kejadian anak tersedak makanan adalah:

  • Perkenalkan jenis-jenis makanan tersebut sesuai usia yang direkomendasikan.
  • Selalu awasi anak saat makan, untuk menghindari bahaya tersedak saat makan.
  • Jangan makan dan memberikan makanan di dalam mobil atau kendaraan lain yang sedang bergerak.
  • Jangan biarkan anak makan sambil berlarian atau bermain-main.
  • Potong makanan sesuai ukuran dan kemampuan anak.
  • Jika anak sudah memiliki beberapa buah gigi, pastikan makanan yang diberikan lunak dan mudah dikunyah.