Breaking Post
Home » Bisnis » 4 Macam Alternatif Sumber Modal Usaha Kecil Menengah (UKM)

4 Macam Alternatif Sumber Modal Usaha Kecil Menengah (UKM)

Cara mendapatkan modal usaha UKMSebagai pendukung perekonomian negara dan daerah, Usaha Kecil dan Menengah yang sering disingkat UKM ini semakin banyak bermunculan dan makin pesat pertumbuhannya.

Sementara para pelaku usaha berskala kecil dan menengah ini tentu membutuhkan modal untuk dapat mengembangkan usaha mereka.

Semakin banyaknya peluang usaha kecil yang menjanjikan dalam skala kecil menengah UKM tentu harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah supaya UKM yang sudah ada tidak berhenti ditengah jalan hanya karena mengalami kesulitan dalam hal mendapatkan tambahan modal.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan tambahan modal terlebih dahulu seperti :

4 Macam pilihan untuk mendapatkan modal usaha kecil UKM

Sebagai usaha kecil dan menengah tentu saja para pelaku usaha ini mempunyai dana yang terbatas untuk memulai dan mengelola usaha skala kecil mereka. Biasanya modal mereka menggunakan dana pribadi yang jumlahnya tidak cukup banyak untuk mengembangkan usaha mereka supaya lebih besar.

Dibawah ini ada beberapa alternative bagi pengusaha UKM yang dapat digunakan untuk mendapatkan modal usaha, antara lain :

1. Meminjam dana dari bank

Sebagai alternative pertama untuk dapat memperoleh modal yang cukup besar adalah dengan cara meminjam dana melalui bank.

Bank sebagai lembaga keuangan resmi telah mendapat otoritas penuh dari pemerintah untuk dapat memberi pinjaman dana bagi para pengusaha UKM untuk menambah modal usaha mereka. Besarnya jumlah modal yang diberikan oleh pihak bank tergantung pada besarnya UKM.

Namun demikian selain memiliki kelebihan dapat menyediakan dana dalam jumlah yang besar untuk menambah modal usaha, bank juga dianggap memiliki kekurangan dalam hal persyaratan dan pengajuan proses peminjaman dana tersebut. Dengan persyaratan yang cukup banyak dan proses pengajuan peminjaman dana yang cukup rumit dianggap telah menyulitkan para pengusaha UKM.

Hampir semua bank menyediakan fasilitas peminjaman modal usaha ini, anda dapat mensurvey terlebih dahulu bank mana yang memberikan kemudahan syarat dan kelancaran proses pengajuan peminjaman dana bagi anda pengusaha kecil dan menengah untuk mendapatkan fasilitas peminjaman modal usaha ini.

Baca juga: Peluang bisnis sampingan untuk karyawan kantor

2. Sistem kerjasama bagi hasil

Ada satu hal yang dapat dilakukan bagi para pelaku UKM yaitu dengan cara kerjasama bagi hasil. Dalam kerja sama bagi hasil ini tidak ada modal yang harus dikembalikan oleh pelaku usaha kepada investor. Pelaku usaha membagi hasil keuntungan yang didapat dari hasil menjalankan usahanya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat pada awal perjanjian kerja sama bagi hasil.

Sistem kerjasama bagi hasil adalah suatu kerja sama antara dua pihak dalam menjalankan suatu usaha. Pihak pertama adalah pihak pengusaha yang mempunyai keahlian, ketrampilan, sarana dan waktu untuk  menjalankan usaha tersebut. Sedangkan pihak yang lain adalah pemodal atau investor yang mempunyai tugas mengeluarkan modal supaya usaha tersebut dapat berjalan. Dengan adanya kerja sama tersebut maka masing-masing pihak berhak atas keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha yang sudah dikerjakan. Pembagian hasil usaha ini bukan dari besarnya dana yang sudah diinvestasikan tetapi ditetapkan dalam bentuk prosentase bagi hasil dari keuntungan yang didapat.

Selain ada kelebihan tentu saja juga ada kekurangan dalam kerja sama bagi hasil seperti misalnya jika suatu saat mengalami kerugian karena untung dan rugi adalah hal yang biasa dalam suatu kegiatan usaha. Begitu pula dalam sistem kerja sama bagi hasil ini, jika keuntungan dibagi bersama begitu pula jika mengalami kerugian harus dibagi bersama. Pengusaha akan mengalami rugi waktu dan kerja sementara pemodal memiliki resiko kehilangan sebagian modalnya.

Baca juga: Peluang usaha dengan modal 2 hingga 5 juta

3. Berperan sebagai reseller produk usaha lain

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mencari modal usaha adalah dengan menjadi reseller atau menjual produk dari pengusaha lain. Tentu saja dijual dengan harga yang berbeda untuk mencari keuntungan. Hasil mengumpulkan keuntungan inilah yang dapat anda jadikan sebagai modal tambahan usaha anda. Carilah produk yang dijual dengan harga distributor sehingga saat barang akan dijual kembali anda dapat mengambil keuntungan yang cukup lumayan.

Semakin banyak anda menjual berbagai produk dari beberapa pelaku usaha yang lain akan semakin cepat pula dana yang dapat anda kumpulkan sebagai tambahan modal usaha anda.

Baca juga: Tempat pinjam uang secara online tanpa jaminan

4. Pinjaman online (Peer To Peer Lending)

Satu alternative yang dapat dibilang masih baru tetapi dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pinjaman dana tanpa melalui lembaga keuangan perbankan tetapi dikelola oleh lembaga non bank yaitu dengan Peer To Peer Lending atau sering disingkat P2P Lending.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh para pelaku UKM melalui P2P Lending ini yaitu kemudahan proses pengajuan pinjamannya yang dapat dilakukan secara online sehingga lebih cepat membuat anda menghemat banyak waktu dan efisien.

Dengan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan suku bunga yang ditetapkan oleh lembaga keuangan perbankan dan proses mengembalikan dana pinjaman yang lebih mudah. Sumber: http://www.usahanow.com/